Ternyata  waktu tak membuat aku dewasa.

Tlah lama ku disini tak membuatku mengerti arti dua kata ini

Menginjak ladang ilmu kadang tak pelak membuatku merasa kecil

Semakin ku dalami semakin ku terseret dalam gerbang  keraguan

Ragu akan apa???

Ragu akan keyakinan diri…

Ragu apakah akan mampu ku untuk bertanggung jawab…

Ragu apakah sanggup untuk aku membawa diri…

Semakin aku menjalani semakin aku berfikir dan menganalisa akan…

…..keinginanku

…..kebutuhanku

…..kesiapan hati

Rasanya waktu berlarian meninggalkan aku

Dia tertawa keras akan kelambananku

Saking bodohnya, aku hanya bisa menatap

Apa yang aku tunggu?

Apa yang yang ku nanti?

Satu-persatu “mereka” semakin dewasa, para sahabatku

Tinggallah aku dalam tangkah yang tak kunjung pasti.

Ingin aku katakan aku bisa

Aku bisa mendewasakan diri

Tapi kesinisan dan ego tetap saja mengalahkan akal sehat.


….

…..

……

Ternyata aku hanya berspekulsi sendiri

Mereka selalu mendampingiku

mengingatkan aku akan arti penting mendewasakan diri.

Selanjutnya tinggal kemauan hati…

Siapkah AKU???